Burung Trucukan
Memelihara
burung trucukan merupakan sebuah kesenangan tersendiri bagi orang yang suka
pada burung ini, apalagi jika burung trucukan yang dipelihara jinak, dan nurut
serta cumbu (burung yang sudah terbiasa dilepas dan tidak lupa untuk kembali
lagi ke sangkarnya). Tapi perlu diingat
ya bahwa syarat trucukan yang memiliki karakter ini adalah yang sudah dipelihara dari kecil.
Burung Trucukan / Trocok / cucak kebon merupakan jenis burung yang sering terlihat atau jumpai di wilayah pedesaan. Burung ini banyak diperjual belikan di pasar/toko burung yang biasanya di jual secara obyokan. Pemeliharaan burung ini tergolong sangat mudah bahkan tingkat kematian untuk burung liar yang baru dipelihara sangat sedikit sekali, selain itu pemberian pakannya juga tidak terlalu sulit karena jenis burung ini biasanya tidak pilih pilih dalam hal makanan baik pisang, papaya, apel, ulat, jangkrik bahkan diberi nasipun ia mau.
Banyak orang yang memandang burung ini murahan padahal jika
burung ini dipelihara dengan baik untuk burung yang sudah jadi kicauannya merdu hampir mirip seperti cucak rowo lo, hanya
saja untuk kwalitas volume dan gema suara yang dihasilkan jauh berbeda jika di
bandingkan cucak rowo.
Bagi sebagaian besar orang mungkin sulit sekali menentukan jenis jantan maupun betinanya burung trucukan, karena jika dilihat secara sepintas cirri jantan dan betina benar banar hampir sama. Jika anda ingin membeli burung ini dalam pemilihanya saya sarankan anda untuk mengamatinya secara jeli dengan ciri ciri berdasarkan pengamatan saya terhadap kedua trucukan jantan dan betina yang saya pelihara :
Ciri jantan
Burung Trucukan / Trocok / cucak kebon merupakan jenis burung yang sering terlihat atau jumpai di wilayah pedesaan. Burung ini banyak diperjual belikan di pasar/toko burung yang biasanya di jual secara obyokan. Pemeliharaan burung ini tergolong sangat mudah bahkan tingkat kematian untuk burung liar yang baru dipelihara sangat sedikit sekali, selain itu pemberian pakannya juga tidak terlalu sulit karena jenis burung ini biasanya tidak pilih pilih dalam hal makanan baik pisang, papaya, apel, ulat, jangkrik bahkan diberi nasipun ia mau.
![]() |
| Foto Burung Trucukan |
Bagi sebagaian besar orang mungkin sulit sekali menentukan jenis jantan maupun betinanya burung trucukan, karena jika dilihat secara sepintas cirri jantan dan betina benar banar hampir sama. Jika anda ingin membeli burung ini dalam pemilihanya saya sarankan anda untuk mengamatinya secara jeli dengan ciri ciri berdasarkan pengamatan saya terhadap kedua trucukan jantan dan betina yang saya pelihara :
Ciri jantan
- Memiliki bodi berbentuk segi tiga dan berpostur tegap
- Kepala lebi cepak (dahi terlihat datar)
- Leher terlihat lebih panjang
- Tunggir lebih terkesan menonjol keluar (bulu di sekitar telinga)
- Memiliki bulu bewarna agak gelap dan mengkilap
- Bulu puti di dada lebih telihat cerah
- Jika dalam keadaan terancam atau ketakutan maka jambul dikpala berdiri tegap dan berbentuk menyerupai mahkota
- Biasanya pada burung jantan pada lidahnya terdapat sedikit bintik hitam
- Cengkraman kaki kuat
- Lebih agresif
- memiliki rambut (antenna ) yang agak lurus dan tegap
- bunyi cok cok coknya lebih terkesan tajam
Ciri betina
- Memiliki bodi agak bulat
- Kepala cenderung bulat (dahi agak menonjol)
- Leher terlihat pendek
- Warna bulu cenderung coklat kemerahan
- Bulu puti di dada cenderung kusam
- Jika terancam jambul di kepala tidak terlalu tegap / lebih cenderung condong
- Cengraman kaki tidak terlalu kuat seperti penjantanya
- Memiliki antenna yang agak sedikit melengkung ke bawah
Berikut ini adalah contoh foto burung trucukan jantan dan betina :
![]() |
| Trucukan Jantan |
![]() |
| Trucukan Betina |



1 komentar:
Syukurlah trucukanku sekarang umurnya sudah 15 bulan dan udah mau ngegaruda bila di keteki ama jari
Posting Komentar